Latest Entries »

Lets Smile:)

smile

What we think is what we become,
That’s why we need to think positively,
No Matter what happens around us, our mind is the master of ourselves,

Sometimes, life can be hard or may even be cruel, but we can always choose to face it with smile:)

Inflation

Inflasi1
As an authority of monetary, we already knew that, BI has a single purpose, that is inflation. Why inflation?, I’ll tell you the definition of inflation, Inflation is a sustained increase in the general price level of goods and services in an economy over a period of time. It means, the price level of goods today won’t same as the price level of goods in the future. Consequently, inflation reflects a reduction in the purchasing power per unit of money.

As a Developing country, Indonesia still has a higher level of inflation, it hampers the growth of economy because higher price decreasing the power of production and consumption. Thus, Indonesia has many islands and unfortunately still hasn’t good infrastructure (ie harbor), which makes the level of inflation in east Indonesia higher than the level of inflation in java (ie, the price of cement in java is Rp 50.000, but in papua is Rp. 1.000.000). It means that disruptions on the supply of goods have been instrumental in driving up prices rather than increasing domestic demand.

As a result, inflation is not entirely a monetary phenomenon in Indonesia but the real sector itself contributes the level of inflation, meaning that BI can’t rely solely on interest rate adjustments to manage price levels (Demand Side). Thus, the govt should improve our infrastructure through govt policy.

Di Sabtu Malam

Angin Malam Jakarta

 

 

 

 

 

 

 

 

Di Sabtu malam…

Kurindukan saat itu…
Saat aku, kamu berkeliling jakarta..
Menghabiskan waktu bersama..
menikmati suasana malam ibukota…

Kurindukan saat itu…
Saat aku, kamu saling bercerita…
Disertai alunan musik dan kelezatan makanan….

Kurindukan saat itu…
Saat waktu berjalan cepat..
Pada dimensi waktu aku dan kamu…

Dan mungkin..
jika dapat kupercepat waktu…
Kuingin aku, kamu bersama…
Menikmati kembali saat-saat itu…

Yaa…mengulang saat-saat itu..
Saat aku, kamu bersama dalam satu kota..

Teruntuk engkau yang kurindukan…
Jakarta, 7 Juni 2014

Spasi

Dalam keterbatasan ruang
Apakah kau mengerti bahwa hidup tidak pernah padat?
Ia selalu bergerak, dinamis…
Meninggalkan jejak yang berbeda
Terkadang diatas….
Terkadang dibawah.…
Dimana selalu ada spasi diantara keduanya
Seperti fasa cair diantara padat dan gas
Yang memiliki kecepatan molekul diantara keduanya
Dan merupakan tahap transisi dalam perubahan fasa

Seperti kehidupan
Selalu ada ruang diantara permasalahan dan kebahagiaan
Dimana yang kau butuhkan adalah spasi
Yang dengannya kau dapat memfiltrasi antara mimpi dan kondisi

Biarlah spasi memberimu jawaban
Dalam waktu yang sejenak berjalan
Bukan seperti pasir yang bergegas membebaskan diri
Bukanpula seperti batu yang berhenti

Biarkan jejak memori memberi pemahaman dalam spasi
Akan sejauh apa kita telah berjalan
Meniti sebagian waktu dengan mimpi-mimpi
Yang senantiasa memberi kita suatu harapan

Maka,
Biarlah spasi berbicara…
Biarkan hati memahami…

-Dalam Suatu Spasi-

Hingga Suatu Senja

Seperti senja…
Kehadiranmu menjadi suatu makna
Terlukis dalam lembayungnya…

Kan kutunggu senja…
Saat dapat kurangkai kata
Menjelma dalam syairku
Yang terurai bersama laku

Kan kutunggu senja…
Saat hilang semua ragumu..
Saat kau hadir dalam hidupku,
Dengan dirimu seutuhnya…

Kan kutungggu senja…
Saat dapat kurajut benang aku dan kamu,
Yang tersusun menjadi kain keindahan
Yang berhias takwa dan berlandas iman

Kan kutunggu senja…
Saat dapat kupadu warna aku dan kamu
Yang akan menghiasi malam
Ditengah balutan bintang-bintang…

Kan kutunggu senja…
Karena kehadiranmu sungguh berarti…

 

Teruntuk:
Sesosok bidadari Senja:)

 

Jakarta, 14 Agustus 2011

Budianto Ajie Nugroho

When It never showed

“Things happen in different way….”


Peter Pan   : “why did you have to go away for so long?”

Tinker Bell : “You never gave me a reason to come back”

“I was always there when you needed me but….”

“I guess you never showed how important I am in your life.”

“Now, we’ve changed, but I am still smiling.”

Peter Pan   : “Why”

Tinker Bell : “I myself don’t know the reason. It’s just that now..”

 

“Sometimes…

It’s important to show how important someone in yourlife

because…..

maybe, you’re the reason why someone smiles:)”

The Precious Love

The Prophet Muhammad said, ”When a husband and wife look at each other with love, Allah looks at both of them with mercy.” -Shahih Bukhari-

Someday…when the time comes…whoever you are…

I’ll give you everything that I have..Just to make you smile…


Jangan menunggu bahagia baru tersenyum.
tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia

Jangan menunggu kaya baru bersedekah.
tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya

Jangan menunggu termotivasi baru bergerak.
tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi

Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli,
tapi pedulilah dengan orang lain! maka kamu akan dipedulikan…

Jangan menunggu orang memahami kamu baru kita memahami dia,
tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu

Jangan menunggu terinspirasi baru menulis.
tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu

Jangan menunggu proyek baru bekerja.
tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu

Jangan menunggu dicintai baru mencintai.
tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai

Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti.
tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti

Jangan menunggu sukses baru bersyukur.
tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu

Seribu kata akan dikalahkan Satu Aksi Nyata!

WAIT LESS !… DO MORE…!!

http://hendy-livetoday.blogspot.com/2010/12/jangan-menunggu.html

Seize the Day!

Eat Pray Love

 

I’m here… I love you…

I don’t care if you need to stay up crying all night long,

I will stay with you. There’s nothing you can ever do to lose my love.

I will protect you until you die, and after your death I will still protect you.

I am stronger than Depression and I am braver than Loneliness and nothing will ever exhaust me.



-Elizabeth Gilbert- (Eat, Pray, Love)

Perekonomian Indonesia sebagai Negara berkembang dapat dikatakan memiliki pertumbuhan yang cukup baik. Hal ini terlihat dari serangkaian langkah sistematis yang dilakukan pemerintah dalam pembangunan ekonomi jangka panjang dalam mengelola moneter dan fiskal serta pembangunan iklim investasi yang lebih kondusif sehingga tidak heran jika pada tahun 2011 atau awal 2012 Indonesia berhasil masuk dalam kategori investment grade.

Pertumbuhan ekonomi  yang baik akan menarik perhatian investor asing dalam menanamkan dananya di Indonesia. Terlebih lagi dengan pertumbuhan Perekonomian Negara maju yang cenderung stagnan membuat Negara tersebut menekan suku bunganya seperti Amerika dikisaran level 0-0,25%, Eropa 1%, dan jepang 0-0,1%. Membuat Negara-negara asing semakin tertarik untuk menanamkan dananya di Indonesia. Bahkan tidak menutup kemungkinan adanya pihak-pihak yang mengambil kemungkinan dengan cara meminjam dana di negara-negara dengan suku bunga rendah kemudian menanamkan dana tersebut di Indonesia yang memiliki tingkat pengembalian yang lebih besar.

Diperkirakan dengan kondisi tersebut, arus investasi ke Indonesia akan cukup besar. Namun yang perlu menjadi perhatian adalah mekanisme pengelolaan arus investasi  ‘hot money’ tersebut. Dikhawatirkan investor yang menanamkan dananya di Indonesia hanya bertujuan mencari keuntungan jangka pendek seperti penanaman melalui pembelian Surat Utang Negara (SUN) atau Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan menjualnya secara bersamaan dalam waktu singkat sehingga memungkinkan terjadinya sudden reversal yang berakibat kepada tingkat likuiditas suatu mata uang di suatu negara.

Ditambah lagi jika pada saat tersebut terjadi permintaan yang cukup tinggi terhadap mata uang tertentu dengan tujuan untuk membayar hutang suatu negara sehingga akan mengakibatkan gejolak mata uang. Jika hal tersebut terjadi maka Bank Indonesia harus mengeluarkan biaya moneter yang cukup besar dalam melakukan intervensi pasar yang berakibat pada tergerusnya cadangan devisa negara.

Dalam hal ini Bank Indonesia selaku regulator kebijakan moneter telah membuat kebijakan  terkait batas waktu minimal dalam penanaman investasi di sektor finansial melalui SBI sehingga mengurangi resiko terjadinya capital outflow dalam waktu singkat.

Pemerintah juga perlu melakukan selektivitas dalam penjualan bonds dalam mata uang tertentu sehingga tidak terjadi penanaman dalam bentuk mata uang asing (misalnya USD) dalam jumlah yang sangat besar dibandingkan dengan mata uang rupiah yang dapat berakibat kondisi mata uang bergejolak. Kebijakan lainnya adalah menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri serta memfasilitisasi investor-investor asing untuk menanamkan dananya secara langsung di sektor riil sehingga perekonomian Indonesia dapat tumbuh dengan lebih baik.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.