Latest Entries »

Spasi

Dalam keterbatasan ruang
Apakah kau mengerti bahwa hidup tidak pernah padat?
Ia selalu bergerak, dinamis…
Meninggalkan jejak yang berbeda
Terkadang diatas….
Terkadang dibawah.…
Dimana selalu ada spasi diantara keduanya
Seperti fasa cair diantara padat dan gas
Yang memiliki kecepatan molekul diantara keduanya
Dan merupakan tahap transisi dalam perubahan fasa

Seperti kehidupan
Selalu ada ruang diantara permasalahan dan kebahagiaan
Dimana yang kau butuhkan adalah spasi
Yang dengannya kau dapat memfiltrasi antara mimpi dan kondisi

Biarlah spasi memberimu jawaban
Dalam waktu yang sejenak berjalan
Bukan seperti pasir yang bergegas membebaskan diri
Bukanpula seperti batu yang berhenti

Biarkan jejak memori memberi pemahaman dalam spasi
Akan sejauh apa kita telah berjalan
Meniti sebagian waktu dengan mimpi-mimpi
Yang senantiasa memberi kita suatu harapan

Maka,
Biarlah spasi berbicara…
Biarkan hati memahami…

-Dalam Suatu Spasi-

Hingga Suatu Senja

Seperti senja…
Kehadiranmu menjadi suatu makna
Terlukis dalam lembayungnya…

Kan kutunggu senja…
Saat dapat kurangkai kata
Menjelma dalam syairku
Yang terurai bersama laku

Kan kutunggu senja…
Saat hilang semua ragumu..
Saat kau hadir dalam hidupku,
Dengan dirimu seutuhnya…

Kan kutungggu senja…
Saat dapat kurajut benang aku dan kamu,
Yang tersusun menjadi kain keindahan
Yang berhias takwa dan berlandas iman

Kan kutunggu senja…
Saat dapat kupadu warna aku dan kamu
Yang akan menghiasi malam
Ditengah balutan bintang-bintang…

Kan kutunggu senja…
Karena kehadiranmu sungguh berarti…

 

Teruntuk:
Sesosok bidadari Senja:)

 

Jakarta, 14 Agustus 2011

Budianto Ajie Nugroho

When It never showed

“Things happen in different way….”


Peter Pan   : “why did you have to go away for so long?”

Tinker Bell : “You never gave me a reason to come back”

“I was always there when you needed me but….”

“I guess you never showed how important I am in your life.”

“Now, we’ve changed, but I am still smiling.”

Peter Pan   : “Why”

Tinker Bell : “I myself don’t know the reason. It’s just that now..”

 

“Sometimes…

It’s important to show how important someone in yourlife

because…..

maybe, you’re the reason why someone smiles:)”

The Precious Love

The Prophet Muhammad said, ”When a husband and wife look at each other with love, Allah looks at both of them with mercy.” -Shahih Bukhari-

Someday…when the time comes…whoever you are…

I’ll give you everything that I have..Just to make you smile…


Jangan menunggu bahagia baru tersenyum.
tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia

Jangan menunggu kaya baru bersedekah.
tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya

Jangan menunggu termotivasi baru bergerak.
tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi

Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli,
tapi pedulilah dengan orang lain! maka kamu akan dipedulikan…

Jangan menunggu orang memahami kamu baru kita memahami dia,
tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu

Jangan menunggu terinspirasi baru menulis.
tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu

Jangan menunggu proyek baru bekerja.
tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu

Jangan menunggu dicintai baru mencintai.
tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai

Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti.
tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti

Jangan menunggu sukses baru bersyukur.
tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu

Seribu kata akan dikalahkan Satu Aksi Nyata!

WAIT LESS !… DO MORE…!!

http://hendy-livetoday.blogspot.com/2010/12/jangan-menunggu.html

Seize the Day!

Eat Pray Love

 

I’m here… I love you…

I don’t care if you need to stay up crying all night long,

I will stay with you. There’s nothing you can ever do to lose my love.

I will protect you until you die, and after your death I will still protect you.

I am stronger than Depression and I am braver than Loneliness and nothing will ever exhaust me.



-Elizabeth Gilbert- (Eat, Pray, Love)

Perekonomian Indonesia sebagai Negara berkembang dapat dikatakan memiliki pertumbuhan yang cukup baik. Hal ini terlihat dari serangkaian langkah sistematis yang dilakukan pemerintah dalam pembangunan ekonomi jangka panjang dalam mengelola moneter dan fiskal serta pembangunan iklim investasi yang lebih kondusif sehingga tidak heran jika pada tahun 2011 atau awal 2012 Indonesia berhasil masuk dalam kategori investment grade.

Pertumbuhan ekonomi  yang baik akan menarik perhatian investor asing dalam menanamkan dananya di Indonesia. Terlebih lagi dengan pertumbuhan Perekonomian Negara maju yang cenderung stagnan membuat Negara tersebut menekan suku bunganya seperti Amerika dikisaran level 0-0,25%, Eropa 1%, dan jepang 0-0,1%. Membuat Negara-negara asing semakin tertarik untuk menanamkan dananya di Indonesia. Bahkan tidak menutup kemungkinan adanya pihak-pihak yang mengambil kemungkinan dengan cara meminjam dana di negara-negara dengan suku bunga rendah kemudian menanamkan dana tersebut di Indonesia yang memiliki tingkat pengembalian yang lebih besar.

Diperkirakan dengan kondisi tersebut, arus investasi ke Indonesia akan cukup besar. Namun yang perlu menjadi perhatian adalah mekanisme pengelolaan arus investasi  ‘hot money’ tersebut. Dikhawatirkan investor yang menanamkan dananya di Indonesia hanya bertujuan mencari keuntungan jangka pendek seperti penanaman melalui pembelian Surat Utang Negara (SUN) atau Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan menjualnya secara bersamaan dalam waktu singkat sehingga memungkinkan terjadinya sudden reversal yang berakibat kepada tingkat likuiditas suatu mata uang di suatu negara.

Ditambah lagi jika pada saat tersebut terjadi permintaan yang cukup tinggi terhadap mata uang tertentu dengan tujuan untuk membayar hutang suatu negara sehingga akan mengakibatkan gejolak mata uang. Jika hal tersebut terjadi maka Bank Indonesia harus mengeluarkan biaya moneter yang cukup besar dalam melakukan intervensi pasar yang berakibat pada tergerusnya cadangan devisa negara.

Dalam hal ini Bank Indonesia selaku regulator kebijakan moneter telah membuat kebijakan  terkait batas waktu minimal dalam penanaman investasi di sektor finansial melalui SBI sehingga mengurangi resiko terjadinya capital outflow dalam waktu singkat.

Pemerintah juga perlu melakukan selektivitas dalam penjualan bonds dalam mata uang tertentu sehingga tidak terjadi penanaman dalam bentuk mata uang asing (misalnya USD) dalam jumlah yang sangat besar dibandingkan dengan mata uang rupiah yang dapat berakibat kondisi mata uang bergejolak. Kebijakan lainnya adalah menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri serta memfasilitisasi investor-investor asing untuk menanamkan dananya secara langsung di sektor riil sehingga perekonomian Indonesia dapat tumbuh dengan lebih baik.

Di Perbatasan Diri

Mungkin sudah terlalu lama dan terlalu jauh kita menjalani suatu rutinitas atau masalah dalam hidup ini dengan sekedarnya sehingga terkadang membuat diri ini menjadi kurang peka terhadap hikmah yang sebenarnya terkandung di dalam setiap kejadian. Bahkan tak jarang banyak kesempatan yang sebenarnya telah terlewatkan dari suatu permasalahan, yang mana akan membuat seseorang menjadi lebih bijak dalam menyikapi hidup.

Namun sebenarnya akan ada saat-saat dimana seseorang akan menyadari hal itu, Saat dimana ia akan sadar akan pentingnya suatu evaluasi diri serta melihat pembelajaran dari suatu permasalahan hidup. Ya.. saat dimana seseorang sudah merasa ‘pasrah’ dan ‘ikhlas’ terhadap masalah yang dihadapi. Saat-saat dimana Allah menyentuh titik terlemah seorang hamba, maka disanalah ia akan belajar banyak akan hakikat dari pembelajaran hidup yang sebenarnya. Meski terkadang, adapula orang yang justru memilih untuk menarik diri.

Di batas diri seorang hamba… mungkin sebuah kalimat yang cukup tepat untuk menggambarkan dimana titik terlemah seorang hamba tersentuh yang mana hal tersebut dapat berbeda antara seseorang dengan orang yang lain, namun hakikatnya tetap sama yaitu seseorang akan menjadi lebih sensitif terhadap masalah yang dihadapinya. Saat dimana seorang manusia ‘dipaksa’ untuk kembali mengingat Allah yang menguasai kehidupan ini dengan perasaan penuh harap serta mengevaluasi diri akan apa yang telah diperbuatnya.

Disaat inilah, seorang hamba akan belajar banyak tentang hikmah dari masalah yang ia hadapi…

Namun apa berarti kita harus menunggu hingga Allah menyentuh titik terlemah kita, sedang hikmah itu tersebar luas di kehidupan ini?,

“Maka sesungguhnya dibalik setiap permasalahan akan selalu ada hikmah yang membuat seseorang belajar akan makna dari suatu kedewasaan karena Allah akan menguji di titik terlemah kita untuk menjadikan kita lebih kuat, lebih sabar dan lebih dekat dengan-Nya”

Semoga kita dapat terus belajar untuk menggali hikmah lebih dalam dan menjadi lebih baik dalam menjalani kehidupan ini

“Tetaplah berhusnudzon atas setiap kejadian karena besarnya ganjaran pahala selaras dengan beratnya ujian dan cobaan”

*Terima Kasih atas ‘sentuhanNya’ yang terkadang membuat kita menjadi lebih dewasa…

Jadi pengen sedikit curhat diblog, sedikit ekspresi untuk menenangkan keganjalan di hati,,

Yup, this night, I’ve talked to my trusted friend about what we called ‘jodoh’, hehe…

Mungkin gw emang bodoh terlalu mengikuti perasaan yang bahkan terkadang ngebuat orang lain terganggu. Disini gw mulai paham bahwa tidak semua itu harus berwarna hitam atau putih, ‘iya’ atau ‘tidak’ tapi terkadang ada warna abu-abu atau suatu hal misteri yang mungkin blum dapat diungkap.

Disinilah bermulanya keganjalan hati gw karena khawatir akan jodoh, haha.. *mungkin emang terdengar bodoh, tapi gw bener-bener khawatir buat hal yang satu ini (terserah mau dibilang cupu atau apa, tapi begitulah). Disini gw bener-bener sadar akan kekeliruan sikap gw, gw cenderung sulit untuk melepaskan suatu hal yang belum beres, dari dulu juga gitu, huff.. Terkait hal ini, ketika gw mencintai seseorang maka gw susah untuk mencintai orang lain, dan malem ini gw ngerasa bahwa hal tersebut salah, karena bisa jadi hal tersebut malah membuat segalanya menjadi ‘runyam’ dan sepatutnya gw mencintai orang yang harusnya gw cintai.

Mungkin malam ini, gw harus mulai membuka pikiran dan hati gw untuk mengetahui dirinya yang sebenarnya, karena bisa jadi dia adalah orang yang pernah hadir ataupun seseorang yang belum pernah gw temui. Tapi satu hal yang gw yakini, dia adalah yang terbaik buat gw.

Mungkin sekarang bukan saatnya menunggu suatu yang tak pasti…
Dan Mungkin… kekecewaan itu perlu untuk belajar lebih banyak….

Ya Allah jika memang dia jodohku maka mudahkanlah
Dan dekatkanlah dengan cara yang baik…
Namun jika bukan jodohku maka berilah petunjuk pada hati ini
Untuk mengetahui jodohku yang sebenarnya dan pertemukanlah kami…
Jadikanlah ia yang terbaik untuk diriku suatu saat nanti
Dan jadikanlah aku menjadi yang terbaik untuk dirinya…

Memandang Dunia

Beberapa bahasan materi di suatu malam (18/3-11)

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, tetapi janganlah kamu melupakan babagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan (28:77)”

Rasul bersabda: “Perumpamaan antara dunia dengan akhirat ibarat seorang diantara kalian mencelupkan jarinya ke dalam lautan, maka hendaklah ia melihat apa yang menempel padanya.” Lalu beliau member isyarat dengan telunjuknya (H.R Muslim, Tirmizi, Ahmad, Ibnu Majah)

“Wahai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar , maka sekali-kali janganlah kehidupan memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu memperdayakan kamu tentang Allah”(35:5)

“Dan kehidupan dunia ini, hanyalah permainan dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti? (6:32)

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda-gurauan, perhiasan dan saling berbangga diantara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat nanti ada azabyang keras dan ampunan dari Allah serta keridhoan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan palsu” (57:20)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.