Perkembangan ekonomi syariah semakin membaik, sesuai dengan berjalannya waktu.

Selain itu kebobrokan sistem kapitalis mulai terlihat. Hal ini terlihat dari banyaknya bank yang menerapkan sistem konvensional mulai mengalami kesulitan.

Akan tetapi hingga sekarang kepercayaan orang untuk menabung di bank syariah kurang baik. Ini bukan dikarenakan sistem yang diterapkan oleh bank tersebut, Sistem yang digunakan sudah baik.

Tetapi kemampuan dari Sumber Daya yang digunakanlah yang masih kurang. Maklum, hal ini tergolong baru di Indonesia walaupun upaya untuk mengaplikasikan sistem ini sudah di inisisasi cukup lama.

walau begitu, bank ini tetap membaik meskipun kenaikan yang terlihat baru dikatakan merangkak. Dapat dipastikan bahwa sistem ini akan terus membaik jika dibandingkan dengan sistem kapitalis yang sekarang merajalela.

Hal ini ditunjang oleh doktrin yang ada di dalam sistem ekonomi syariah itu sendiri. Berbeda dengan sistem kapitalis yang hanya menganggap bahwa sistem ekonomi yang ada hanya sebagai tools. Sistem ekonomi syariah memasukan norma dalam sistemnya sehingga disini terlihat adanya keseimbangan dari sisi sosial.

Selain itu perbedaan antara bank syariah dan konvensional terletak pada akad yang dilakukan. Pada bank syariah, semua transaksi harus berdasarkan akad yang dibenarkan oleh syariah islam.

Konsep imbalan yang digunakan juga jelas terlihat berbeda. Bank konvensional menerapkan cost concept sedangkan bank syariah menerapkan pendekatan profit sharing, ada  juga yang revenue sharing.     

Berikut adalah rancang bangun sistem ekonomi syariah1:

 

AKHLAK

UKHUWAH

FALAH (SEJAHTERA DUNIA&AKHIRAT)

 

S

KESEIMBANGAN

Riil-finansial, risk-return,bisnis-sosial,material-spiritual,pemanfaatan-pelestarian

KEMASLAHATAN

Iman,takwa, regenerasi, jiwa, harta, akal

KEADILAN

Menghindari : riba, maysir,gharar,dzalim,haram

SYARIAH

AQIDAH