Mungkin sudah terlalu lama dan terlalu jauh kita menjalani suatu rutinitas atau masalah dalam hidup ini dengan sekedarnya sehingga terkadang membuat diri ini menjadi kurang peka terhadap hikmah yang sebenarnya terkandung di dalam setiap kejadian. Bahkan tak jarang banyak kesempatan yang sebenarnya telah terlewatkan dari suatu permasalahan, yang mana akan membuat seseorang menjadi lebih bijak dalam menyikapi hidup.

Namun sebenarnya akan ada saat-saat dimana seseorang akan menyadari hal itu, Saat dimana ia akan sadar akan pentingnya suatu evaluasi diri serta melihat pembelajaran dari suatu permasalahan hidup. Ya.. saat dimana seseorang sudah merasa ‘pasrah’ dan ‘ikhlas’ terhadap masalah yang dihadapi. Saat-saat dimana Allah menyentuh titik terlemah seorang hamba, maka disanalah ia akan belajar banyak akan hakikat dari pembelajaran hidup yang sebenarnya. Meski terkadang, adapula orang yang justru memilih untuk menarik diri.

Di batas diri seorang hamba… mungkin sebuah kalimat yang cukup tepat untuk menggambarkan dimana titik terlemah seorang hamba tersentuh yang mana hal tersebut dapat berbeda antara seseorang dengan orang yang lain, namun hakikatnya tetap sama yaitu seseorang akan menjadi lebih sensitif terhadap masalah yang dihadapinya. Saat dimana seorang manusia ‘dipaksa’ untuk kembali mengingat Allah yang menguasai kehidupan ini dengan perasaan penuh harap serta mengevaluasi diri akan apa yang telah diperbuatnya.

Disaat inilah, seorang hamba akan belajar banyak tentang hikmah dari masalah yang ia hadapi…

Namun apa berarti kita harus menunggu hingga Allah menyentuh titik terlemah kita, sedang hikmah itu tersebar luas di kehidupan ini?,

“Maka sesungguhnya dibalik setiap permasalahan akan selalu ada hikmah yang membuat seseorang belajar akan makna dari suatu kedewasaan karena Allah akan menguji di titik terlemah kita untuk menjadikan kita lebih kuat, lebih sabar dan lebih dekat dengan-Nya”

Semoga kita dapat terus belajar untuk menggali hikmah lebih dalam dan menjadi lebih baik dalam menjalani kehidupan ini

“Tetaplah berhusnudzon atas setiap kejadian karena besarnya ganjaran pahala selaras dengan beratnya ujian dan cobaan”

*Terima Kasih atas ‘sentuhanNya’ yang terkadang membuat kita menjadi lebih dewasa…